Posts

Showing posts with the label bordil

Premis pelacuran kena gempur

Image
Polis Johor akan meneruskan operasi gempur premis pelacuran bagi banteras kegiatan itu. <   1  /  1   > Polis Johor melakukan 7,961 serbuan ke atas premis-premis yang disyaki menjalankan aktiviti pelacuran di negeri ini, sepanjang tempoh Januari hingga sekarang. Ketua Jabatan Siasatan Jenayah negeri, Datuk Hasnan Hassan berkata, daripada serbuan dilakukan, pihaknya berjaya menangkap 2,094 wanita warga asing dan 107 wanita tempatan kerana dipercayai terlibat dalam aktiviti tidak bermoral itu. “Daripada jumlah tangkapan itu, seramai 285 individu telah dituduh ke mahkamah iaitu 18 orang dituduh di bawah Kanun Keseksaan, 207 orang (Akta Imigresen), 285 orang (Enakmen Hiburan dan Tempat-Tempat Hiburan Negeri Johor 1998. “Selain itu, sebanyak 429 saman dikeluarkan kerana premis hiburan beroperasi tanpa lesen yang sah dan 149 saman dikeluarkan kerana melanggar syarat lesen,” katanya. Hasnan berkata, polis sentiasa komited untuk membanteras gejala itu dengan me...

Pusat pelacuran diserbu

Image
Sebahagian warga asing yang gagal meloloskan diri ditahan penguat kuasa <   1  /  1   > Bahagian Penguatkuasaan Jabatan Agama Islam Perak (Jaipk) menyerbu hotel yang dipercayai menyediakan aktiviti tidak bermoral di Jalan Pasir Putih, di sini, semalam, dalam membanteras kegiatan maksiat. Dalam operasi selama hampir tiga jam yang diketuai oleh Penguat kuasa Jaipk, Mohd Hafizi Kariah itu, seramai 13 individu berjaya diberkas masing-masing warga asing. Selain Jaipk, operasi bersepadu ini turut melibatkan pegawai serta penguat kuasa dari Jabatan Imigresen Cawangan Ipoh dan Majlis Bandaraya Ipoh (MBI). Ketua Pegawai Penguat kuasa Agama, Ahmad Nizam Amiruddin berkata, operasi berkenaan disertai 71 anggota melibatkan tiga agensi. Menurutnya, tujuan utama operasi berkenaan bagi membendung kegiatan maksiat yang berleluasa khususnya dalam kalangan warga asing termasuk yang beragama Islam. “Dalam operasi ini, tiga premis hotel diserbu. Namun, hanya 13 individu sah...

Berharap PSK Insaf, 3 Peraih Juara MTQ Diarak Melewati Lokasi Pelacuran

Image
kompas.com/ syahrul munir Pawai taaruf tiga peserta juara MTQ Nasional asal Kabupaten Semarang di Jimbaran, Kabupeten Semarang, Rabu (10/9/2014) sore. Ratusan warga Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (10/9/2014) sore, tumpah ruah di jalanan menyambut kedatangan tiga kafilah asal Desa Blater yang berhasil menjuarai lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di Provinsi Jambi. Arak-arakan atau pawai taaruf sejauh dua kilometer tersebut dimulai dari kawasan Samban yang dekat dengan lokasi pelacuran Tegalpanas hingga kawasan Bandungan. Ketiga kafilah MTQ tersebut merupakan santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mas’udiyyah yang terletak di Dusun Blater, Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan. Ketiganya ialah Slamet Fajar Wahyuni yang meraih juara dua MTQ tingkat nasional; Makruf, peraih juara harapan satu; dan Hamdanah, juara harapan dua. Selain sebagai rasa syukur, pawai taaruf tiga kafilah MTQ itu juga bertujuan untuk menyiarkan nilai ...

Anak-anak di Sekitar Kompleks Pelacuran Berpotensi Sakit Jiwa

Image
KOMPAS.com/Yatimul Ainun PSK Dolly saat agelar aksi kembali tolak penutupan Dolly, pasca sudah resmi ditutup oleh pemerintah Kota Surabaya. Kamis (19/6/2014). Pemerintah diminta segera melakukan manipulasi lingkungan di lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak. Upaya ini untuk mempercepat upaya pemulihan psikis anak-anak pascapenutupan kompleks pelacuran itu. Menurut psikiater dr. Agung Budi Setiawan Sp.KJ. manipulasi lingkungan Dolly adalah satu-satunya cara yang paling efektif dan holistik untuk membantu mengembalikan psikologi anak di lingkungan prostitusi. "Penanganan medis hanya akan membantu sekitar 20-25 persen. Sisanya, faktor lingkungan yang harus dibenahi. Esensi istilah medis manipulasi lingkungan pada hakekatnya adalah bagaimana menyediakan suasana  home sweet home  yang nyaman bagi anak, Itu akan sangat banyak membantu,” kata Agung Budi, Jumat (4/7/2014). Berdasarkan pengamatan Agung Budi, anak-anak di sekitar lokalisasi pelacuran sangat berpotensi menderit...

Lokasi Pelacuran Dolly Ditutup 19 Juni

Image
Lokaisasi Dolly     Penutupan lokalisasi di Surabaya, yakni Dolly dan Jarak, direncanakan paling lambat pada 19 Juni 2014 atau sebelum bulan Ramadhan. Saat ini dari sebanyak 1.080 pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di lokalisasi terbesar di Indonesia itu, baru 370 PSK saja yang diajukan untuk segera dipulangkan. "Kami terus melakukan verifikasi data PSK. Verifikasi data ini untuk pengajuan dana ke Kementerian Sosial (Kemensos)," kata Kepala Dinas Sosial Surabaya Soepomo, Senin (21/4). Menurut dia, sejauh ini kemensos masih belum memutuskan berapa besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk memulangkan para PSK tersebut. Namun pihaknya berharap dana bisa secepatnya cair, agar penutupan bisa segera dilakukan. Nantinya, lanjut dia, para PSK akan memperoleh bantuan modal sebesar Rp5,05 juta per orang. Sedangkan mucikari mendapat Rp5 juta orang. Untuk dana mucikari itu berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sedangkan PSK dari Kemens...

Pelacuran Ditutup, Mucikari Wakafkan Tanah untuk Warga

Image
SHUTTERSTOCK Ilustrasi.  Gubernur Jawa Timur Soekarwo bisa dianggap sebagai salah satu pejabat yang pertama kali melontarkan rencana penutupan lokalisasi prostitusi Dolly di Surabaya. Pada tahun 2010, Soekarwo telah melontarkan ide penutupan itu. Namun, kala itu Wali kota Surabaya Tri Rismaharini menolak ide itu karena menganggap persoalan ekonomi menjadi faktor utama prostitusi.  Belakangan, Risma kemudian berubah pikiran dan menyetujui penutupan. Dalam sejumlah kesempatan Risma mengaku perubahan pikiran muncul setelah ia "blusukan" dan mendapati fakta, prostitusi bukan semata-mata faktor ekonomi. Malah yang paling mengetuk hati Risma adalah banyak PSK yang justru menjadi korban eksploitasi pihak-pihak tertentu. Akhirnya, pada 2012 dan 2013, Risma menutup empat lokalisasi di Surabaya. Dolly dan Jarak pun menunggu giliran. Momentum tiba, 24 April 2014, Risma dan Soekarwo menggelar pertemuan. Mereka sepakat menutup Dolly dan Jarak pada 19 Jun...

Pelacuran Saritem yang lebih sakti daripada Satpol PP

Image
saritem. jerobandung.blogspot.com Saritem sudah identik dengan Kota Bandung. Sama dengan Pasar Kembang di Yogyakarta dan Gang Dolly di Surabaya, lokalisasi tempat para wanita malam ini bahkan lebih tua dari umur Republik Indonesia. Lokalisasi ini berada di pusaran pusat kota Bandung yang dihimpit tiga Jalan besar yakni Jalan Gardujati, Jalan Sudirman dan Jalan Kebonjati. Ratusan perempuan berjejer di sela-sela gang. Mereka memperlihatkan kemolekan tubuh yang kemudian dilakukan tawar menawar untuk memuaskan hasrat pria hidung belang. Banyak versi sejarah Saritem, ada yang menyebut karena seorang wanita bernama Nyi Sari, si cantik berkulit hitam manis. Kawasan ini mulai berkembang sejak awal 1906. Lebih ramai lagi saat zaman pendudukan Jepang. Di sinilah tempat serdadu Jepang dan pria hidung belang melampiaskan napsunya. Sudah lama Pemkot Bandung ingin menutup lokalisasi ini. Namun tak juga berhasil. Saritem rupanya lebih sakti dari Satpol PP. Dulu menuru...

Pekerja Seks Cina Hadapi Pelecehan Mengerikan

Image
Ilustrasi prostitusi. Theglobeandmail.com Pekerja seks Cina mengalami pelecehan, bukan oleh pelanggannya melainkan oleh pihak berwenang. Human Right Watch menyatakan, pelecehan terjadi secara verbal dan fisik, termasuk pemukulan dan penyiksaan dalam tahanan polisi serta penahanan tanpa pengadilan. "Pekerja seks diperlakukan seolah-olah mereka tidak memiliki hak," kata Direktur HRW untuk Cina, Sophie Richardson, dalam konferensi pers di Hong Kong saat peluncuran laporan mereka, Mei 2013. "Alih-alih dilindungi oleh polisi, pekerja seks secara rutin menjadi sasaran pemukulan, penganiayaan, dan penyiksaan dalam tahanan," katanya. Ia menambahkan mereka bisa ditahan di lembaga "pendidikan ulang" dan harus melakukan kerja paksa di kamp sampai selama dua tahun tanpa pengadilan. "Saya dipukuli sampai saya kulit saya menjadi hitam dan biru karena menolak mengakui melakukan tindak prostitusi," kata wanita yang mengaku bernama Xiao Yue, seperti di...

Walikota Jepang Sarankan Pasukan AS Sewa PSK

Image
Foto : Marinir AS di Jepang (Xinhua)  Setelah berkomentar mengenai " perlunya budak seks untuk pasukan Jepang ," Walikota Osaka Tory Hashimoto turut menyarankan pasukan Amerika Serikat (AS) di Okinawa menyewa pekerja seks komersial (PSK). Pentagon pun mengecam pernyataan politisi Partai Restorasi Jepang itu. Ketika berkunjung ke Okinawa, Hashimoto berjumpa dengan sejumlah pasukan Negeri Paman Sam. Hashimoto pun mengatakan pada mereka, ada fasilitas khusus yang sudah disediakan di Jepang untuk melampiaskan hasrat seksual para pasukan. Fasilitas itu legal dan bisa digunakan bila mereka mau. Hashimoto menambahkan, seorang personel marinir tentunya sulit untuk mengontrol libidonya. Oleh karena itulah, mereka disarankan menyewa jasa pemuas seks itu. Demikian, seperti diberitakan  Japan Times,  Selasa (14/5/2013). Komentar itu menuai reaksi keras dari Pentagon di Washington. Pentagon menyebut pernyataan Hashimoto sebagai ucapan yang sangat bodoh. Sekretaris Kabinet ...

Wow, Mantan Bintang Film Dewasa Ikut Nyaleg, Usung Program Legalisasi Pelacuran

Image
Ilona Staller (guardian.co.uk) ROMA –  Mantan bintang film porno Italia Ilona Staller, yang lebih dikenal dengan nama “Cicciolina”, pada Kamis menyatakan keinginannya untuk maju dalam pemilihan Dewan Kota Roma. Keputusan itu menandai 34 tahun karir wanita pirang itu setelah memutuskan terjun ke dunia politik. Wanita kelahiran Hungaria yang berusia 61 tahun itu mengatakan dirinya akan maju lewat Partai Liberal Italia dan akan mengkampanyekan legalisasi pelacuran, serta penggunaan ganja untuk pengobatan dan kelompok warga sipil. “Program saya akan sangat liberal, pro kebebasan dan peduli terhadap lingkungan,” kata Cicciolina, yang merupakan mantan istri dari aktor asal AS, Jeff Koons. Cicciolina sebelumnya sempat terpilih sebagai anggota parlemen pada 1987. Dia sempat mengeluarkan pernyataan yang heboh ketika menawarkan diri untuk berhubungan intim dengan Sadam Hussein guna mencegah terjadinya Perang Teluk — dan memperbarui tawaran itu ketika Inggris dan Amerika S...

Gratifikasi Seks Pejabat Tak Pernah Diusut, Kasus Setyabudi Bisa Jadi Contoh

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendorong KPK agar mengusut pengakuan Toto Hutagalung soal adanya pemberian servis perempuan kepada Hakim Setyabudi. Pengusutan itu nantinya bisa menjadi contoh pengungkapan kasus gratifikasi seks. "KPK sangat perlu mengungkap gratifikasi seks. Terlebih belum pernah ada sepanjang sejarah hukum di Indonesia penerima atau pemberi gratifikasi seks diperkarakan," jelas peneliti MTI, Jamil Mubarok saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/4/2013). Setyabudi diberikan servis terkait penanganan kasus persidangan dana Bansos di Pemkot Bandung. Toto merupakan perantara dalam kasus ini. Dia juga sudah menjadi tersangka. "Kalau ini diungkap, akan menjadi rujukan tunggal dan perdana, baik institusi penegak hukumnya KPK, para penyidiknya, para jaksanya dan para hakimnya. Yang utama tentu putusannya," jelas Jamil. Menurut dia, pengusutan kasus itu akan baik bagi kelangsungan penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi. ...

Kelompok Anti Pelacuran Turki Imbau Lokalisasi bagi Konsumen Perempuan

  Di Turki, penentang pelacuran meminta kesetaraan dengan pendirian rumah pelacuran bagi perempuan. Tindakan itu dilakukan karena frustrasi atas tuntutan mereka menutup rumah pelacuran yang belum berhasil. Di Lapangan Taksim di pusat Istanbul, Hayrettin Bulan membacakan deklarasi untuk mengimbau pendirian rumah pelacuran untuk melayani konsumen perempuan. Seruan itu dibuat oleh kelompok anti kemiskinan Sefkat Der. Kelompok itu hendak mengakhiri rumah-rumah pelacuran resmi. Bulan mengatakan tindakan radikal mereka itu dilakukan karena frustrasi. Hayrettin Bulan   mengatakan pemerintah melindungi perbudakan seks secara sah. Katanya, jika punya tempat pelacuran bagi laki-laki, maka berdasarkan prinsip kesetaraan harus ada tempat pelacuran bagi perempuan.   Ia menambahkan, kelompoknya hendak mengajukan hal ini sampai pemerintah menutup tempat-tempat pelacuran resmi. Sefkat Der sudah tidak asing lagi dengan hal-hal yang kontroversial dan menepati kata-katanya ...