7 Tips Ampuh Hindari Begal di Jalanan




 Akhir-akhir ini sindikat kriminal yang menimpa para pengendara makin marak, dari mulai pencurian secara langsung, metode hipnotis bahkan sampai dengan menggunakan cara paksa seperti begal. Dari kejadian ini tak sedikit dari mereka yang menggunakan senjata tajam bahkan senjata api.

Begal sendiri merupakan tindak kriminal yang sudah tidak asing lagi kita dengar, bukan hanya di desa saja, ternyata di kota lebih banyak komplotannya, kawanan begal ini disinyalir merupakan pemain lama, dengan modus melakukan penyerangan terhadap pengendara hingga tewas terkapar, kemudian dibuang dikebun warga atau disungai untuk menghilangkan jejak.

Tak lama ini kita mendengar tindak pembegalan terhadap pengendara mulai ramai lagi setelah tertangkapnya salah seorang pelaku yang kemudian dihakimi masa sebelum meregang nyawa. Kronologi ceritanya sangat jelas sang korban menuturkan bahwa dirinya sedang berkendara pada malam itu bersama sang kekasih tiba-tiba mereka dihadang oleh 4 orang kawanan begal bersenjata yang ingin merampas kendaraan motor mereka.

Namun aksi para begal itu berhasil digagalkan setelah terajadi beberapa insiden yang dialami oleh korban sebut saja Sri dan Wahyu mereka mengalami beberapa sabetan senjata tajam yang dilayangkan oleh para pelaku ini. Untunglah sesaat warga mendengar teriakan minta tolong yang keluarkan oleh sri akhirnya kawanan begal tersebut kabur melarikan diri satu diantaranya tertangkap oleh warga dan dihakimi sampai tewas, sri dan wayu kemudian diselamatkan oleh warga sekitar dengan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pengobatan terhadap luka yang diderita.

Dengan mendengarkat berita yang demikian saja mungkin Anda mulai khawatir akan keselamatan sanak saudara Anda, apalagi saat melakukan perjalanan dimalam hari. Untuk menghapus rasa kekhawatiran Anda berikut ini saya akan memberikan tips untuk menghindari begal yang kian marak terjadi diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Hal pertama kali yang harus kita lakukan untuk menghindari terjadinya begal adalah dengan mengetaui derah yang rawan kejahatan.

  • Perhatikanlah waktu pada saat Anda bepergian, jika sudah dirasa terlalu larut malam misalnya jam 22.00 sampai jam 00.00, sebaiknya jangan keluar rumah jika tidak ada sesuatu yang penting.

  • Pilihlah jalan yang ramai dimana banyak kendaraan yang berlalu lalang, atau masih banyak warga.

  • Pada saat berkendara dimalam hari sebaiknya hindari jalanan yang sepi, seperti jalan alternatif, persawahan dan lain sebagainya karena banyak sekali survei yang membuktikan bahwa tindak kriminal ini banyak terjadi di tempat yang sepi.

  • Sebaiknya pada saat Anda pergi dimalam hari cobalah untuk tidak sendirian, karena biasanya penjahat akan cenderung lebih memilih korbannya yang dianggap dapat ditaklukan, namun apabila Anda bepergian dengan lebih dari 2 orang maka kemungkinan besar penjahat akan mengurungkan niatnya untuk menjadikan Anda sebgai korban selanjutnya.

  • Jika Anda merasa ada yang mengikuti segeralah menuju ke tempat ramai atau berhenti di tempat yang ramai ( banyak orang).

Tips lain yang dapat Anda gunakan adalah sebagai berikut:

  • Cobalah pada saat Anda melewati derah yang rawan terjadi pembegalan sebaiknya Anda berhenti sebentar untuk menunggu pengendara yang lain lewat, namun apabila dirasa lama menunggu sebaiknya cari jalan lainyang lebih aman.

  • Sesekali cobalah lihatlah spion motor untuk memastikan ada atau tidaknya orang yang mengikuti kita.

  • Bila dari jarak jarak yang lumayan jauh Anda melihat seseorang yang tidur dijalan atau benda yang diletakan ditengah jalan sebaiknya Anda putar arah dengan cepat karena biasanya para pelaku kejahatan memanfaatkan ini sebagai pancingan untuk menarik Anda. 

     
Daerah-daerah yang rawan terjadi pembegalan

  • Flyover Simprug yang berada didekat patal senayan diantara permata hijau sampai Gandaria

  • Diarea Grand depok City

  • dekat kantor imigrasi Depok. (http://gpstracker-murah-jakarta.blogspot.co.id/)

Comments

Popular posts from this blog

Seri-Taspen: SEJARAH, JATI DIRI DAN PROBLEMATIKA

Temuan Riset: Kepolisian dan Pemerintah Daerah Tidak Paham Apa itu Ujaran Kebencian

Kekerasan di Perkotaan