IRT Sasaran Empuk Penggendam
Biasanya Diincar Usai Berbelanja
Kejahatan gendam atau hipnotis, merupakan tindak kriminal yang menggunakan modus tipu daya kepada setiap korbannya. Bermodal keahlian berbicara dan meyakinkan seseorang, pelaku biasanya menawarkan barang. Dengan keahlian mereka, pelaku gendam dapat meraup untung banyak.
Masyarakat pun diminta lebih waspada, agar dapat terhindar dari aksi penggendam. Salah satu caranya tidak menghiraukan apalagi terpengaruh dengan kata manis, orang yang baru dikenal dan menjanjikan keuntungan besar. Biasanya penggendam menawarkan atau mengajak bertukar barang, yang dianggap memiliki nilai jual besar. "Banyak korban gendam yang tertipu karena keuntungan besar yang ditawarkan penggendam. Pemikiran masyarakat semacam ini, harus diubah. Karena jika tidak pasti masih akan ada korban-korban gendam lainnya," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kasubag Humas Ipda Agus Setyo D kepada Sapos kemarin. Tindak kejahatan gendam, pada dasarnya lebih banyak dan sering mengincar wanita sebagai korbannya. Biasanya yang jadi target ialah Ibu Rumah Tangga (IRT). Pelaku gendam umumnya juga mengincar wanita yang baru pulang dari pasar, toko emas dan juga bank. "Perempuan sering menjadi korban kejahatan semacam ini (gendam, Red). Karena perempuan mudah mempercayai sesuatu. Apalagi jika yang ditawarkan itu memberikan untung bagi mereka. Selain itu juga perempuan selalu membawa barang dan perhiasan berlebih, tanpa memikirkan risikonya,” pungkas Agus. (www.sapos.co.id) |
Comments
Post a Comment