Bila Suami Jadi Korban KDRT

Ilustrasi pria yang menjadi korban kekerasan.
Ilustrasi pria yang menjadi korban kekerasan. (sumber: Gonzotimes)

 Biasanya, seorang istri menjadi korban dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kali ini berbeda, korbannya adalah sang suami atas nama Ahmad Abdullah (38). Ia menjadi korban kekerasan setelah diduga dipukul istrinya Nursulis Prihati (35), di rumahnya di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (21/4).
Staf Humas Polres Jakarta Selatan, Aiptu Broto Suwarno, menuturkan peristiwa pemukulan itu diduga akibat pertengkaran yang dilatarbelakangi persoalan ekonomi. Kedua pasangan itu beradu mulut, hingga berujung sang istri mengamuk dan menyerang suaminya.
"Awalnya itu cekcok persoalan ekonomi. Istrinya marah dan mengamuk lalu memukul, mencakar, serta mendorong suaminya hingga si suami mengalami luka-luka," ujar Broto, Senin (22/4).
Broto menuturkan, akibat pertengkaran itu sang suami mengalami luka-luka di bagian muka dan mulutnya.
"Akibatnya Ahmad Abdullah mengalami luka memar di bagian pipi, bibir dan hidungnya," tambahnya.
Saat ini, kata Broto, kasus KDRT itu masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Kasusnya masih ditangani. Namun, diharapkan masih ada upaya damai antara kedua belah pihak," ungkapnya.
Dikatakan Broto, sang istri kini berada di rumah orang tuanya untuk menenangkan diri, di daerah Bekasi, Jawa Barat.
"Untuk sementara, Nursulis pulang ke rumah orangtuanya," tandasnya.

www.beritasatu.com

Comments

Popular posts from this blog

Seri-Taspen: SEJARAH, JATI DIRI DAN PROBLEMATIKA

Temuan Riset: Kepolisian dan Pemerintah Daerah Tidak Paham Apa itu Ujaran Kebencian

Kekerasan di Perkotaan