Posts

Mami Dicakar Empat Tetangganya Dikira Tukang Santet

Image
Sriwijaya Post/Andi Wijaya Mami saat melapor ke polisi, Jumat (23/5/204).   Mami Yusanti (29) warga Jalan KI Marogan Lorong Ichwani RT 25/10 Kertapati Palembang, dikeroyok empat orang tetangga yang sendiri, lantaran dituduh melakukan guna-guna. Tak terima dengan aksi pengeroyokan itu Mami mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Jumat (23/5/2014) sekitar pukul 10.00 WIB, guna melaporkan kejadian tersebut. Akibat pengeroyokan itu pipi dan leher Mami mengalami lebam dan tersayat. Empat orang yang dilaporkannya yakni Rindi, Angkut, Wati, dan Fatemi. Di hadapan petugas Mami menuturkan, kejadian berawal ketika ayah terlapor menderita penyakit batuk-batuk dan terkadang murung kemudian ada sedikit keanehan murungnya, seperti orang depresi berat. "Kejadiannya jam 10.00, tadi pak, tiba-tiba mereka datang lalu mencakar saya. Karena dia empat orang saya kewalahan pak sampai luka," ungkap Mami kepada polisi. Menurut Mami, ke...

Komplotan Curanmor Namakan Diri Sesuai Tempat Asal

Image
Kompas.com/Robertus Belarminus Mobil Honda Jazz E 333 LS milik terduga pelaku pencurian yang ditembak matindi Jatinegara, Jakarta Timur. Senin (26/5/2014). Perampok dan pencuri kendaraan bermotor biasanya beraksi secara berkelompok. Biasanya mereka memberi nama kelompok sesuai wilayah asal masing-masing. "Di lapangan biasanya orang ini dikenal dengan kelompok daerah asal. Walaupun bukan semuanya berasal dari daerah itu, hanya ada satu atau dua orang saja yang mewakili daerah tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (28/5/2014). Misalnya saja, lanjutnya, Maju Santoso alias Mayo, pencuri yang tewas tertembak dalam baku tembak dengan polisi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (26/5/2014) lalu. Dia dan kelompoknya menamakan diri mereka dengan kelompok Cirebon. Rikwanto menjelaskan, Mayo dan kelompoknya beraksi di beberapa lokasi di Jakarta. "Mereka beraksi berkisar di Jakarta, terakhir banyak di Jaktim, di...

Pengadilan Iran Panggil CEO Facebook

Image
Pendiri serta CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto:Reuters)   Pengadilan di wilayah selatan Iran siap memanggil CEO serta pendiri facebook Mark Zuckerberg. Pemanggilan Zuckerberg terkait dengan pelanggaran privasi yang dilakukan instrgram serta whatsapp kepada warga Iran. Kedua aplikasi terkenal tersebut saat ini ada di bawah naungan facebook. Hal ini pun diambil setelah banyak warga Iran yang melayangkan keluhan terhadap intragram dan whatsapp. Dilansir dari CBS News, Rabu (28/5/2014), walau telah melayangkan surat pemanggilan resmi, Zukerberg dipastikan tidak akan hadir di pengadilan Iran. Pasalnya, Iran dan AS tidak memiliki perjanjian ekstradisi. Saat ini kedua aplikasi tersebut sudah dilarang di Selatan Iran. Pelarangan ini menyebabkan para pengguna whatsapp serta instagram tidak bisa mengakses kedua aplikasi ini. Iran memang salah satu negara yang melakukan pemblokiran bagi beberapa website jejaring sosial seperti facebook atau twitter. I...