Pola Hidup Anti Kanker


Bilamana dokter mendiagnosis kita positif kanker, rasanya hidup tinggal menghitung hari. Banyak di antara kita kurang tahu bahwa  positif kanker sangat terkait dengan pola hidup keseharian.
==============
Kanker dapat dikatakan merupakan penyakit yang selalu menakutkan bagi kita semua. Karena kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbesar --terutama di negara-negara berkembang. Data WHO menyebutkan saat ini kanker masih menempati posisi 10 besar sebagai penyebab kematian di seluruh dunia. Padahal, sesungguhnya kanker dapat disembuhkan bila terdeteksi sejak awal. Persoalannya, kadang si penderita tidak pernah menyadari bahwa dirinya sedang mengidap penyakit kanker, hingga kanker itu baru diketahui setelah masuk stadium lanjut.
Dr. Enny Suci Wahyni Sp. Rad, dari Instalasi Radiologi RSUD Muntilan, menjelaskan, "Setiap orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Dalam pemeriksaan biasa, sel kanker belum bisa dikenali hingga berkembang menjadi bermiliar-miliar. Ketika dokter mengatakan tidak ada lagi sel kanker di dalam tubuh, bukan berarti sel tersebut sudah hilang, tapi karena pemeriksaan yang dilakukan belum mampu mendeteksi hingga sel tersebut tumbuh mencapai ukuran yang bisa dikenali.”
Kata dokter Enny lebih lanjut, "Setiap orang memiliki potensi menderita kanker sekitar 6 hingga 10 kali selama hidupnya. Saat sistem kekebalan tubuh tinggi, pertumbuhan sel kanker yang rusak bisa dicegah. Mereka yang kekurangan gizi lebih mudah terserang kanker akibat daya tahan tubuh yang lemah. Faktor keturunan, pola hidup tidak sehat, dan lingkungan juga dapat menyebabkan kanker.”
Dari berbagai literatur, para ahli penyakit kanker menyimpulkan bahwa 80-90 persen dari berbagai bentuk penyakit kanker berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan begitu, cara mencegah datangnya penyakit kanker adalah melalui pengaturan pola makan. Pada dasarnya mengatur pola makan tidak hanya dilakukan oleh penderita kanker, namun lebih baik jika dilakukan semua orang untuk menjaga kesehatan.
Banyak saksi penderita kanker yang menyadari betul pentingnya mengatur pola hidup dan makan. Salah satunya artis Ria Irawan yang pernah menderita kanker getah bening. Berikut ini sebagian pengalaman Ria yang patut dimikan agar kita terhindar dari penyakit kanker.
Manakala sistem kekebalan tubuh seseorang tinggi, maka sel-sel kanker akan rusak dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor. Dan kala seseorang menderita kanker, hal ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetik, lingkungan,  makanan dan gaya hidup. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, kita mesti mengubah diet dan mengonsumsi suplemen yang mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh.
Banyak penderita kanker menjalani kemoterapi. Memang kemoterapi meracuni sel kanker yang bertumbuh cepat, namun dalam tempo hampir bersamaan juga menghancurkan sel-sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, saluran pencernaan, dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, dan paru-paru. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker pun membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor. Tapi, penggunaan kemoterapi dan radiasi berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor lagi. Ketika tubuh telah banyak terdapat racun yang terbakar akibat kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur. Sebab itulah, seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi. Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke area lain.
Cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan “melaparkan” sel-sel kanker dengan cara tidak memberikan makanan yang dibutuhkan dengan berkali-kali. Untuk itu kita mesti mengenali apa saja makanan sel kanker.
Makanan yang disukai sel kanker di antaranya gula. Dengan mengurangi gula, berarti pula mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Repotnya, pengganti gula seperti NutraSweet , Equal , dan Spoonful, dibuat dengan aspartam yang juga berbahaya. Pengganti yang lebih natural adalah madu. Lalu garam meja yang berwarna putih dalam pembuatannya memiliki tambahan kimia. Alternatif yang lebih baik adalah aminos Bragg atau garam laut.
Kemudian susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di saluran gastro (usus). Kanker makan pada lendir. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.
Sel-sel kanker berkembang baik di lingkungan yang tinggi asam. Diet berbasis daging sangat tinggi kadar asam dan yang terbaik adalah dengan makan ikan. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker
Diet yang 80 % berbasis sayuran segar dan jus, gandum pekat, kacang-kacangan dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam lingkungan alkalin. Sekitar 20 % bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dan mencapai ke tingkat sel dalam waktu 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup buat membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat F (40 derajat C).
Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau jadi alternatif yang lebih baik dan memiliki sifat melawan kanker. Air terbaik untuk minum adalah air murni, atau disaring, untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng. Hindari air suling yang asam.
Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak tercerna akan tersisa dalam usus akan membusuk dan menyebabkan penumpukan yang lebih beracun. Dinding sel kanker memiliki penutup protein yang tangguh. Dengan menghindari makanan mengandung daging dapat membebaskan enzim untuk menyerang dinding protein sel kanker dan membiarkan pembunuh sel dalam tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.
Konsumsilah beberapa suplemen buat menaikkan sistem kekebalan tubuh (IP6, Florssence, Essiac, antioksidan, vitamin, dan mineral) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat bekerja  menghancurkan sel-sel kanker.
Kanker adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh, dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, tak kenal ampun dan kepahitan menjadikan tubuh dalam lingkungan stres dan asam. Belajarlah untuk memiliki jiwa penuh kasih dan pemaaf. Belajarlah untuk bersantai dan menikmati hidup.
Sel-sel kanker tidak dapat berkembang dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernafas dengan di lingkungan yang segar dapat membantu mendapatkan oksigen lebih banyak turun ke tingkat sel. Terapi oksigen adalah cara lain untuk menghancurkan sel-sel kanker.
Sebab itu, marilah kita menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah datangnya sel-sel kanker yang begitu menakutkan dan mengancam kehidupan manusia. (BN)

Boks:
Buah dan Sayur Cegah Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab kanker adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Sebab itu, salah satu cara untuk mencegah kanker juga tidak jauh-jauh dari hal tersebut, yakni menerapkan gaya hidup sehat serta mengonsumsi makanan-makanan yang sehat dan tepat. Beberapa jenis makanan yang diketahui mengandung zat anti-kanker, antara lain:
Tomat, kaya akan zat anti-kanker yang bernama likopen. Zat ini berperan dalam menurunkan risiko berbagai macam jenis kanker. Tomat juga mengandung vitamin C, antioksidan yang memiliki peran dalam mencegah kerusakan sel-sel yang dapat memicu kanker.
Teh hijau, merupakan salah satu minuman yang menyehatkan. Teh hijau dapat membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh dan juga membantu menurunkan berat badan. Selain itu, antioksidan yang terkandung di dalamnya diketahui dapat mencegah kanker. Antioksidan tersebut dapat mencegah kerusakan sel yang dapat memicu kanker. Teh hijau diketahui dapat mencegah kanker payudara, kanker kandung kemih, dan kanker kulit.
Kembang kol, kubis, dan brokoli yang mengandung zat indole-3-carbinol yang cukup tinggi. Zat ini adalah bahan kimia yang bisa membantu melawan kanker payudara. Senyawa tersebut juga diketahui dapat mengubah estrogen yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker menjadi estrogen yang lebih aman serta mencegah tumbuhnya kanker.

Bawang putih, menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh termasuk mencegah berkembangnya sel tumor dan kanker. Bawang putih mengandung antioksidan yang berperan dalam melindungi sel dari serangan radikal bebas. Antioksidan yang terkandung di dalam bawang putih juga dapat membantu mencegah kerusakan sel pemicu kanker atau munculnya tumor. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Tusuk 2 TNI, Pelaku Curanmor Tewas Dimassa

Hate Crime dan Kekerasan terhadap kelompok Lesbian

JENIS-JENIS KEJAHATAN KOMPUTER DAN INTERNET