Posts

Criminal Investigation: Outcomes (Penyidikan Kejahatan: Hasil Akhir)

Lembaga kepolisian menyediakan tiga keluaran jasa yang berharga yaitu: pelayanan, pemeliharaan ketertiban, dan penegakan hukum. Keluaran jasa itu juga meliputi pekerjaan utama yang terdapat dalam organisasi kepolisian. “Pelayanan” mengacu pada penyediaan bantuan bagi masyarakat dalam mengatasi masalah yang tidak berhubungan dengan tindak pidana. “Pemeliharaan ketertiban” melibatkan kegiatan yang berorientasi pada pemeliharaan kedamaian dalam masyarakat. “Penegakan Hukum” melibatkan intervensi petugas dalam situasi pelanggaran hukum dan pelaku tindak pidana harus dikenali dan ditahan. Dari segi konsepnya, proses penyidikan tindak pidana berada dalam komponen penegakan hukum yang merupakan misi kepolisian. Penyidikan tindak pidana di sini didefinisikan sebagai proses pengumpulan informasi yang berkaitan dengan suatu tindak pidana setelah terjadi tindak pidana yang menarik perhatian polisi, yang merupakan aspek penting dalam misi kepolisian. Meskipun penelitian telah m...

Media dan Kejahatan: Representasi dan Mistifikasi Fenomena Begal

Image
“The press may not be successful much of the time in telling people what to think, but it is stunningly successful in telling its readers what to think about.”  – Bernard Cohen (1963). Sekapur Sirih Maraknya fenomena begal di berbagai media massa Ibukota menimbulkan reaksi yang beragam bagi masyarakat luas. Representasi media massa mengenai kejahatan begal ini juga tergolong masif dan berlebihan; dimana berita mengenai kejahatan begal ini mendapat frekuensi peliputan yang cukup tinggi karena dianggap memiliki nilai jual dan rating yang tinggi pula bagi media. Sebagai contoh, hal ini dapat dilihat dalam pemberitaan fenomena begal yang sempat menjadi topik pilihan dengan rating tertinggi dalam Kompas.com (2015), dengan  judul yang cukup hiperbolis yaitu “Aksi Begal Menebar Teror”. Begitu pula portal-portal media massa lainnya yang juga banyak membahas topik serupa. Kemunculan berbagai informasi viral, dalam bentuk broadcast message , yang tersebar di s...

Begal, Teori Rasional, Anomi, dan Pemolisian Komunitas; Memahami Hingga Menggagas Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Fenomena Begal dari Sudut Pandang Kriminologi

Image
· Sekapur Sirih Pada awal tahun 2015 wilayah Jabodetabek dihebohkan dengan maraknya fenomena begal . Pemberitaan mengenai begal terus bermunculan baik media cetak maupun elektronik.  Maraknya pemberitaan kasus begal di media massa cetak maupun elektronik, sejak terjadinya salah satu kasus pembegalan di wilayah Depok, Jawa Barat, membuat fenomena begal kembali menjadi buah bibir masyarakat. Begal itu sendiri sebenarnya bukan jenis kejahatan baru. Merujuk pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tindakan begal telah di atur dalam pasal 365 KUHP mengenai pencurian yang disertai kekerasan. Menurut Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Depok Komisaris Tri Yulianto, hingga Senin, 2 Februari 2015, tercatat telah terjadi kejahatan begal sebanyak empat kali. Pertama terjadi di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat. Kasus kedua terjadi di Jalan Margonda Raya, Depok, di depan kampus BSI. Ketiga terjadi di Jalan Raya Krukut, Limo, dan kasus keempat terjad...